Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan

Written By Kampoeng Wisata on Kamis, 29 September 2016 | 10.42

Pernah ngalamin ini? Kucing kita tidak mau makan dan terlihat bosan? Ini bahaya, kucing yang tidak mau makan seharian akan mengakibatkan kerusakan pada organ hatinya atau biasa disebut Hepatic Lipidosis (hepatitis hati), biasanya kucing yang tidak mau makan ini ada beberapa penyebab, nah penyebabnya nanti kita bahas dibawah kita akan bahas terlebih dahulu akibat dari kucing yang tidak mau makan.
Kucing yang tidak mau makan seharian dan lemas bisa mengakibatkan kematian, lemas biasanya karena tidak ada asupan nutrisi dari tubuhnya. Kucing tidak seperti hewan atau makhluk hidup lain, karena kucing adalah salah satu binatang yang mempunyai metabolisme yang buruk, tanpa asupan nutrisi maka kucing akan lemas, jika terus menerus tidak diasupi nutrisi maka kucing kemungkinan besar akan mengalami hepatitis hati seperti diatas, Nah jika sudah demikian maka kucing bisa mati. Tetapi ada beberapa penyebab kucing tidak mau makan hanya karena penyebab yang wajar, seperti sedang birahi, atau tidak suka makanannya nah jadi kita harus mengetahui dulu nih beberapa penyebab kucing tidak mau makan sebelum menyimpulkan kucing sakit.

Beberapa penyebab kucing tidak mau makan
1. Penyakit mulut pada kucing
Pernah sakit gigi? Atau sariawan? Nah seperti itu penyakit pada mulut kucing. Maka kita periksa dulu mulutnya apakah luka atau tidak, jika luka atau tercium bau yang kurang sedap maka ini bisa jadi penyebab kucing kita males makan. Bisa di obati dengan obat manusia seperti abotyl atau lainnya. Tetapi idealnya pakai obat kucing itu hanya salah satu solusi aja :D.

2. Malas makan
Normalnya kucing sangat rakus dalam hal makan, bahkan bisa minta makan beberapa kali bahkan setelah kenyangnya. Terkadang ada saatnya kucing malas makan, bisa jadi karena hal hal berikut : Makanan kucing tidak disukai, habis di vaksin, habis di steril, perubahan pola makan, kucing baru melahirkan dll. Nah kalo ini penyebabnya bisa dengan mengganti makanan yang disukai kucing. Atau coba beri ikan goreng yang semua kucing suka buat mengetest. Jika kucing tidak suka dry food ganti dengan wet food atau merk lain yang disukai.

3. Ada masalah pada sistem pencernaan kucing

Seperti yang sudah saya katakan diatas, kucing ini memiliki metabolisme yang kurang baik. Kucing yang mempunyai masalah pada sistem pencernaannya bisa menyebabkan kucing ini menjadi enggan makan karena mual atau hanya merasa sakit. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan pada kucing, di antaranya adalah :


  1. Terdapat benda asing di perut atau usus kucing yang bisa menyebabkan nyeri dan penyumbatan, biasanya kucing suka memakan yang bukan makanannya atau benda asing yang terbawa dari makanannya. Saya pernah melihat beberapa kucing yang mengeluarkan penyakit dari fasesnya. Atau hairball yang menyumbat pencernaannya.
  2. Radang akut atau kronis pada membran yang melapisi usus besar.
  3. Parasit seperti cacing dan protozoa di perutnya
  4. Pankreatitis (peradangan atau infeksi pankreas)
  5. Kanker (misalnya limfoma usus)
  6. Perubahan lingkungan bakteri usus

Untuk mengenali kucing yang sedang mengalami kerusakan pencernaan adalah penurunan berat badan, lemas, diare, muntah, dan sembelit lihat fasesnya pada kucing, apabila kucing terdapat tanda-tanda seperti itu sebaiknya segera hubungi dokter hewan untuk dilakukan diagnosa penyakit pada kucing kita, dan salah satu tanda yang terlihat juga kucing akan menjadi lemas. Baca : Penyebab kucing muntah.

Solusi kucing yang tidak mau makan
Sebelum melakukan tindakan terhadap kucing kita kita baiknya tau dulu penyebab kucing kita yang tidak mau makan jika sudah tahu penyebabnya maka cari solusi yang tepat untuknya.


  • Bawa ke dokterJika penyebab yang sudah pasti adalah karena penyakit dan terlihat lemas pada kucing aka hal yang pertama kita lakukan adalah bawa ke dokter agar diperiksa.
  • Mencoba menggganti makanan kucingJika penyebabnya kucing tidak suka makanannya coba ganti jenis makanan kucing. Jenis makanan kucing yang disukai biasanya jenis wet food yang beraroma kuat.
  • Beri vitamin & perangsang nafsu makan
    Beri vitamin dan Suplemen juga dapat membantu merangsang nafsu makan kucing. Seperti inyak ikan atau pil nurtisi lainnya. Baca : Manfaat akar kucing
  • Menyuapi kucing 
    Jika tetap tidak mau makan sebelum dibawa ke dokter kita bisa memberi pertolongan pertama dengan menyuapi kucing. Bisa dengan di spet seperti menyuapi anak burung merpati. Bedanya jika pada anak burung langsung disemprotkan tetapi pada kucing bisa dengan sedikit dengan sedikit mendorong kemulutnya agar di kunyah oleh kucing.
  • Tube feeding
    Biasanya cara ini dilakukan pada anak kucing yang tidak bisa meakai dot dan tidak menyusu pada induknya. Yaitu menyuntikkan makanan langsung pada lambung. Perlu peralatan khusus utntuk elakukan cara ini.
Nah sepertinya pembahasan tentang kucing tidak mau makan diatas saya rasa cukup. Jika anda membaca ini saya berterima kasih sudah menyayangi peliharaan kalian, karena kalian berusaha untuk mencari solusinya.

Cara Berternak Ikan Cupang Hias

Written By Kampoeng Wisata on Minggu, 25 September 2016 | 15.13


Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mudah dipelihara. Budidaya ikan cupang tidak memerlukan tempat luas dan modal yang besar. Bisa dilakukan sebagai usaha rumahan. Ikan cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya ada di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang.

Salah satu keistimewahan ikan cupang adalah daya tahannya. Sanggup hidup dalam lingkungan air minim oksigen. Bisa dipelihara dalam toples kecil tanpa menggunakan aerator. Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan miskin oksigen.

Jenis Ikan Cupang
Dilihat dari kecamata para pehobi dikenal dua macam ikan cupang, yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias dipelihara untuk dinikmati keindahan bentuk, warna dan gerakannya. Sedangkan cupang adu dipelihara untuk di adu. Perlu diketahui, di beberapa negara mengadu cupang termasuk tindakan ilegal. Cupang hias dan cupang adu dibedakan berdasarkan bentuk dan sifat agresifitasnya. Untuk mengetahui lebih jauh silahkan lihat cupang hias vs cupang adu.

Masyarakat ilmiah mencatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang ada di bumi ini. Namun tidak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan. Spesies ikan cupang yang beredar di pasaran kebanyakan berasal dari kelompok splendens complex, yang terdiri dari Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Serta varian hasil silangan dari spesies-spesies tersebut. Lihat juga jenis-jenis ikan cupang.

Memilih Indukan Ikan Cupang
Untuk memulai budidaya ikan cupang, langkah pertama yang harus disiapkan adalah mendapatkan indukan atau bibit berkualitas. Indukan yang baik sebisa mungkin berasal dari keturunan unggul, kondisinya bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan. Simpan indukan jantan dan betina di tempat terpisah.

Tips membedakan cupang jantan dan betina!
Jantan: gerakannya lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warna cerah, tubuhnya lebih besar. Betina: gerakannya lebih lamban, sirip dan ekor lebih pendek, warna kusam, tubuh lebih kecil.
Sebelum pemijahan dilakukan, pastikan indukan jantan dan betina sudah masuk dalam fase matang gonad atau siap untuk dikawinkan. Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin adalah sebagai berikut.

Untuk cupang jantan:

  • Berumur setidaknya 4-8 bulan
  • Bentuk badan panjang
  • Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif
  • Gerakannya agresif dan lincah

Untuk cupang betina:

  • Berumur setidaknya 3-4 bulan
  • Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit
  • Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik
  • Gerakannya lambat

Pemijahan Ikan Cupang
Setelah indukan jantan dan indukan betina siap untuk memijah, sediakan tempat berupa wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Siapkan juga gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Sediakan juga tumbuhan air seperti kayambang.


Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan hingga 1000 butir telur. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan. Berdasarkan pengalaman para pembudidaya, tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Dalam satu kali kawin biasanya hanya dapat dipanen 30-50 ikan cupang hidup. Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Bila dipaksakan, pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin. Dimana anakan ikan semakin didominasi kelamin betina.

Berikut langkah-langkah pemijahan ikan cupang:

  • Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Seabagai catatan gunakan air tanah atau air sungai yang jernih. Endapkan terelebih dahulu air yang akan dipakai setidaknya selama satu malam. Hindari penggunaan air dalam kemasan atau air PAM yang berbau kaporit.
  • Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat burayak berlindung. Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat. Karena tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.
  • Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin. Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara. Gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Untuk memancing si jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina tetapi dipisah. Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (bekas gelas akua) dan benamkan ke dalam aquarium dimana ikan jantan berada.
  • Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.
  • Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan. Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi. Apabila indukan betina tidak diangkat, maka telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan si betina.
  • Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.
  • Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, berikan kutu air (moina atau daphnia). Pemberian pakan jangan lebih banyak dari burayak karena pakan akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.
  • Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas. Pindahkan burayak tersebut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.
  • Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.

Pakan Ikan Cupang
Pakan favorit yang biasa diberikan pada ikan cupang adalah kutu air , cacing sutera dan larva nyamuk. Pakan sebaiknya diberikan sesering mungkin, misalnya 3-4 kali sehari. Semakin sering frekuensinya semakin baik. Lebih baik sedikit-sedikit tapi sering dari pada sekaligus banyak. Hal ini untuk mengurangi resiko penumpukan sisa pakan yang bisa mengakibatkan berkembangnya penyakit. Kutu air bisa didapatkan di selokan-selokan yang tergenang, atau membelinya dari toko akuarium. Kalau tidak memungkinkan, kita bisa membudidayakan kutu air sendiri. Silahkan lihat cara budidaya kutu air daphnia dan moina.

Perawatan Ikan Cupang
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, ikan cupang relatif tahan banting. Bisa dipelihara dalam akuarium tanpa menggunakan aerator. Ikan ini tahan terhadap kondisi air yang minim oksigen. Walaupun begitu, disarankan untuk tetap menjaga kualitas air dengan memberinya aerasi dan filter pembersih. Agar ikan bisa berkembang sempurna dan selalu dalam kondisi bugar. Terutama untuk perawatan ikan kontes. Tidak disarankan memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan yang telah dewasa dalam satu akuarium. Terlebih bila ukuran akuariumnya kecil dan tidak ada tempat berlindung. Ikan-ikan tersebut bisa saling menyerang satu sama lain. Akibatnya, sirip-siripnya tidak mulus dan warnanya kurang keluar.

Khusus untuk ikan cupang aduan, kita bisa memasukkannya ke dalam toples kaca kecil. Berdasarkan beberapa pengalaman, agar ikan lebih agresif simpan di tempat yang gelap. Jangan meletakkan toples ikan secara berdekatan. Karena ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi siap menyerang dan membenturkan dirinya ke kaca. Berikan sekat tidak tembus pandang di antara toples-toples tersebut.
Gantilah air yang terdapat dalam wadah secara berkala. Lihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan pada dasar wadah. Penumpukan tersebut bisa menimbulkan penyakit bahkan kematian pada ikan karena pencemaran air.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Dunia Binatang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger